PADANG – Setelah berunjukrasa menentang kenaikan BBM tadi siang di DPRD Sumbar Senin (12/5) siang, rombongan mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Mahasiswa Minangkabau Raya (Lima Mira), malam ini akan memperingati tragedi semanggi dan 10 tahun reformasi di Indonesia.
Semula, mereka berencana akan melakukan long march dari depan Plaza Andalas Jl. Pemuda Padang, menuju Makam Pahlawan Lolong dan berakhir di bundaran Gedung DPRD Sumbar. Namun, rombongan mahasiswa itu, tertahan sejak pukul 18.30 WIB di depan Plaza Andalas, karena tak mendapat izin untuk melakukan long march dari Polda Sumbar.
“Sabtu lalu kami sudah memasukkan surat untuk izin melakukan unjuk rasa di DPRD tentang kenaikan BBM di DPRD Sumbar dan kemudian untuk long march ini. Namun, yang dapat izin hanya untuk DPRD Sumbar saja, sementara izin long march masih belum keluar,” kata Koordinatorr Lima Mira Ferdinal kepada padangmedia.com, Senin (12/5), malam. Sebagai solusinya, Poltabes Padang akhirnya menyediakan sebuah truk bagi para peserta long march untuk menjalankan aksinya ke Taman Makam Pahlawan dan ke DPRD Sumbar. Long march akhirnya diganti dengan perjalanan menggunakan truk pada pukul 20.45 WIB, dengan pengamanan dari Polsek Padang Barat. Di Taman makam Pahlawan nantinya, mereka akan menggelar tabur bunga. Berikutnya, di DPRD Sumbar, mereka akan mengadakan pemutaran film retorika tragedy semanggi, pembacaan puisi serta teater tentang reformasi. (jok/iggoy) [Sumber : Padangmedia.com]
|